Keutamaan & Faedah Shalat Sunnah Fajar, Shalat Shubuh, Shalat Isyraq (Pocket Book)

$1.00

Susunan Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah

Shalat Sunnah Fajar merupakan shalat yang tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi (ﷺ) dan yang paling ditekankan di antara shalat-shalat sunnah Rawaatib lainnya.

Shalat Shubuh sebagai batu ujian bagi kaum Muslimin. Dengan batu ujian itulah Allah memisahkan mana Muslim yang benar keimanannya, dan mana Muslim yang pendusta, sekadar mengaku beriman tanpa bukti dari kebenaran ucapannya.

Shalat Sunnah Isyraaq, barangsiapa shalat Shubuh berjemaah di masjid, kemudian duduk berdzikir kepada Allah hingga terbit matahari, kemudian shalat dua raka'at, maka baginya pahala seperti pahala orang yang haji dan umrah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata,

اسْتَأْذَنَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلام عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ : « ادْخُلْ » . فَقَالَ : « كَيْفَ أَدْخُلُ وَفِي بَيْتِكَ سِتْرٌ فِيهِ تَصَاوِيرُ فَإِمَّا أَنْ تُقْطَعَ رُؤوسُهَا أَوْ تُجْعَلَ بِسَاطًا يُوطَأُ فَإِنَّا مَعْشَرَ الْمَلائِكَةِ لا نَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ تَصَاوِيرُ “

Jibril ‘alaihis salam meminta izin kepada Nabi maka Nabi bersabda, “Masuklah.” Lalu Jibril menjawab, “Bagaimana saya mau masuk sementara di dalam rumahmu ada tirai yang bergambar. Sebaiknya kamu menghilangkan bagian kepala-kepalanya atau kamu menjadikannya sebagai alas yang dipakai berbaring, karena kami para malaikat tidak masuk rumah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar.” (HR. An-Nasai no. 5365. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

اَلصُّوْرَةٌ الرَّأْسُ ، فَإِذَا قُطِعَ فَلاَ صُوْرَةٌ

“Gambar itu adalah kepala, jika kepalanya dihilangkan maka tidak lagi disebut gambar.” (HR. Al-Baihaqi 7/270. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 1921)

Read more https://rumaysho.com/1620-hukum-memajang-foto-makhluk-bernyawa.html

Related Products